Nafas-Nafas Cinta

love

Ketika kau mengetuk pintu, tak akan kubuka. Bahkan aku tak akan menjawab salam darimu. Kau tau mengapa? Banyak hal yang kupertimbangkan. Demi Allah, aku hanya ingin menerima insan yang pribadinya indah, seindah malaikat. Mungkin tak ada, namun kuyakin… banyak Adam yang berusaha menjadi pribadi seperti malaikat. aamiin.

Mungkin saat ini aku masih trauma oleh virusnya cinta manusia.

Kau tau mengapa?

Tiada yang abadi di dunia ini. Begitu pun dengan cinta dunia. Rasanya hanya sesaat, syukur-syukur Allah meridhoi sampai jenjang ijab dan qobul. Jika tidak? Kembali lagi ke “Tiada yang abadi di dunia ini”.

Aku mensyukuri setiap cinta yang telah diberi oleh mahluk-Nya kepadaku. Mencintai itu indah. Namun terkadang manusia salah mengartikan dan salah mengekspresikannya. Hingga suatu ketika mereka jatuh. Tak menyadari bahwa cinta yang dijalin itu tidak di ridhoi Allah.

Namun percayalah… Allah yang menciptakan cinta. Fitrah. Setiap insan merasakannya. Tidak ada yang tidak indah jika Allah yang menciptakannya. Tinggal bagaimana kita mengartikan cinta yang sesungguhnya. Bersama hati dan kasih yang tulus mencintai Sang Pencipta Cinta, pasti akan indah. Percayalah.

Kawan, suatu ketika mungkin kita pernah jatuh hati. Memendam rasa. Atau suka pada seseorang yang kita kagumi. Namun banyak sekali yang salah mengekspresikan cinta hingga ia terperdaya dengan cintanya. marilah kita alihkan energi cinta kita bukan untuk melihat. Bukan hanya untuk memikirkan bahwa hanya dirinyalah yang terbaik bagi kita. Namun untuk mempersiapkan. Sehingga jika suatu saat kelak Allah telah berikan kepada kita satu yang tepat untuk diri kita, kita akan komitmen dengan dirinya.
Sahabatku, para pecinta sejati bukanlah ia yang mengumbar-umbar pesona cintanya. Namun para pecinta adalah ia yang siap komitmen memberikan cintanya hanya untuk yang halal bagi dirinya.
Saudaraku, mari kita bangun cinta hingga cinta kekal sampai surga…

Jangan jatuh cinta, tapi bangun cinta – Maidany.
Di sini pernah ada rasa simpati
Di sini pernah ada rasa menggagumi
Rasa ingin memilikimu
Memasukkanmu ke dalam hati ini
Menjadi penghuni…
Mencoba berlindung di balik fitrahnya hati
Untuk mencari pembenaran diri…
Namun Ternyata semua hanya permainan nafsu
Untuk memburu cinta yang semu
Aku Tertipu…
Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan
Bukan cinta yang pernah ku tanam
Aku ingin rasa cinta ini
Masih menjadi cinta perawan
Cinta yang hanya aku berikan
Saat ijab qabul telah tertunaikan
Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan
Bukan cinta yang ku tanam
pada seseorang.
by: Maidany – EYS🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s